Langsung ke konten utama

Postingan

Sholat Dengan Cepat Bernilai Batal!!, Jangan Lakukan Hal Ini Lagi

Sering kita saksikan, beberapa kaum muslimin tidak  thuma’ninah . Mereka ruku’ dan sujud terlalu cepat. Begitu sampai titik ruku’ atau sujud, langsung bangkit. Ada kemungkinan, do’a ruku’ sudah dibaca ketika bergerak ruku’ ,  sebelum ruku’ sempurna. Shalat model semacam ini batal karena tidak  thuma’ninah . Suatu ketika ada seseorang yang masuk masjid kemudian shalat dua rakaat. Seusai shalat, orang ini menghampiri Nabi  shallallahu ‘alaihi wa sallam  yang saat itu berada di masjid. Namun Nabi menyuruh orang ini untuk mengulangi shalatnya. Setelah diulangi, orang ini balik lagi, dan disuruh mengulangi lagi shalatnya. Ini berlangsung sampai 3 kali. Kemudian Nabi  shallallahu ‘alaihi wa sallam  mengajarkan kepadanya cara shalat yang benar. Ternyata masalah utama yang menyebabkan shalatnya dinilai batal adalah kareka dia tidak  thuma’ninah . Dia bergerak ruku’ dan sujud terlalu cepat. (HR. Bukhari & Muslim). Hadits ini mejadi dal...

Puasamu Akan Tertolak Jika Tidak Menunaikan Sholat wajib!! Simak Penjelasan ini

Puasamu Akan Tertolak Jika Tidak Menunaikan Sholat wajib!! Simak Penjelasan ini. Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin – rahimahullah – pernah ditanya:  “Apa hukum orang yang berpuasa namun meninggalkan shalat?” Beliau  rahimahullah  menjawab: “Puasa yang dilakukan oleh orang yang meninggalkan shalat tidaklah diterima karena orang yang meninggalkan shalat adalah kafir dan murtad. Dalil bahwa meninggalkan shalat termasuk bentuk kekafiran adalah firman Allah Ta’ala, فَإِنْ تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآَتَوُا الزَّكَاةَ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ وَنُفَصِّلُ الْآَيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ “Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.”  (Qs. At Taubah [9]: 11) Alasan lain adalah sabda Nabi  shallallahu ‘alaihi wa sallam , بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلاَةِ “Pembatas antara...

Apakah Hukuman Terhadap Para Penghina Agama Islam Dapat Dibenarkan? Mengapa?

Apakah Hukuman Terhadap Para Penghina Agama Islam Dapat Dibenarkan? Mengapa?. Memang hukuman bagi penghina Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam  dan penghina Islam adalah dibunuh dan halal darahnya. Akan tetapi bukan berarti boleh membunuhnya secara zhalim dan tanpa hak. Islam adalah agama yang adil dan penuh rahmah. Yang bisa mengeksekusi pembunuhan adalah ulil amri yang sah dengan keputusan dari hakim, yang memang memiliki hak untuk memberikan hukuman. Hukuman yang diberikan pun harus sesuai dengan tuntunan syariat, karena Islam telah mengatur masalah pemberian hukuman termasuk kadar dan jenis hukuman yang penuh hikmah dan jauh dari kezaliman. Jadi bukan dengan pembunuhan yang serampangan semisal dengan menyembelih secara keji atau menembak secara membabi buta. Hukuman mati bagi penghina Nabi  Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Ulama telah bersepakat bahwa penghina Nabi  Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam  hukumannya adalah dibunuh. Syaikhul ...

Dari 73 Golongan Umat Islam Hanya 1 Golongan yang Masuk Surga, Siapakah?

Dari 73 Golongan Umat Islam Hanya 1 Golongan yang Masuk Surga, Siapakah?. Istilah golongan yang selamat yang dalam bahasa Arab disebut dengan  al-firqatu an-najiyah  ( الفرقة الناجية ) muncul berdasarkan hadis Nabi  shallallahu ‘alaihi wasallam  yakni: افترقت اليهود على إحدى و سبعين فرقة ، فواحدة في الجنة و سبعين في النار ، و افترقت النصارى على اثنين و سبعين فرقة فواحدة في الجنة و إحدى و سبعين في النار ، و الذي نفسي بيده لتفترقن أمتي على ثلاث و سبعين فرقة ، فواحدة في الجنة و ثنتين و سبعين في النار ، قيل يا رسول الله من هم ؟ قال : هم الجماعة “ Yahudi telah berpecah-belah menjadi 71 golongan, maka satu di Surga dan tujuh puluh di Neraka, dan Nashara telah berpecah belah menjadi 72 golongan, maka satu di Surga dan tujuh puluh satu di Neraka, dan demi yang jiwaku di tangan-Nya sungguh ummatku akan berpecah belah menjadi 73 golongan, maka satu di Surga dan tujuh puluh dua di Neraka, dikatakan “Wahai Rasul ALLAH siapa mereka itu?”, beliau berkata: “Mereka adalah ...